Wisata Bali : Pura Tirta Empul Tampaksiring
Pura Tirta Empul merupakan salah satu situs peningggalan sejarah yang sampai saat ini masih sering dikunjungi oleh wisatawan. kedua pura tersebut merupakan salah satu objek wisata unggulan Kabupaten Gianyar, Bali. Terletak kurang lebih 40 km sebelah utara Kota Denpasar, memerlukan sekitar 1 Jam perjalanan dari Bandara Internasiona Ngurah Rai Bali. Terletak di Kecamatan Tampaksiring Gianyar yang memiliki keindahan alam dan kesejukannya.
Sejarah
Menurut legenda dari masyarakat Bali dikatakan pada zaman pemerintahan Mayadenawa yang memerintah Bali, Mayadenawa memerintah dengan tindakan yang sewenang-wenang. Hal ini mengakibatkan para dewa menjadi murka dan sepakat untuk menghancurkan Mayadenawa. Bhatara Indra diutus untuk melawan kekuatan Mayadenawa. Pada saat pertempuran banyak pasukan Mayadenawa yang mati terbunuh akhirnya Mayadenawa melarikan diri. Dalam perjalanan melarikan diri dari kejaran Bhatara Indra, Mayadenawa berjalan dengan cara memiringkan kakinya agar tanah yang dipijak tidak bergetar dan diketahui oleh Bhatara Indra. Dari cerita ini di tempat Mayadenawa memiringkan kakinya berdiri sebuah desa yang bernama Tampaksiring. Oleh karena Mayadenawa payah dan kewalahan mengahapi pasukan Bhatara Indra akhirnya Dia membuat air racun. Air itulah yang diminum oleh laskar Bhatara Indra yang membuat laskar Bhatara Indra menjadi lemas semua. Maka akhirnya Bhatara Indra mengambil bendera berwarna kuning dan menancapkannya ke tanah, sehingga tersemburlah keluar air bening yang mengepul sehingga tempat tersebut bernama Tirta Empul.(1)
Kepercayaan
Menurut masyarakat Hindu Bali, Tirta atau air yang disucikan dapat memberikan kesembuhan, dan membersihkan segala kotoran baik kotoran lahiriah maupun batiniah, atau oleh masyarakat Bali disebut pengleburan secara sekala dan niskala. Tirta Empul juga merupakan salah satu tirta utama yang digunakan pada setiap upacara-upacara kegamaan Hindu di Bali.
Lokasi
Terletak di pinggir jalan Tampaksiring-Bangli, akses transportasi sangat mudah dijangkau. di sebelah barat Pura Tirta Empul ini, Presiden RI Sukarno mendirikan sebuah Istana kepresidenan yang dinamakan Istana Presiden Tampaksiring.
Gallery
Referensi :
(1)Suada, I Nyoman, 2007, Bali Dalam Perspektif Sejarah Dan Tradisi Dalam Relevansinya Dengan Era Global Menuju Keajegan Bali Yang Harmonis.(Tinjauan tentang sejarah Bali).




























pertamaxxxxxxxxxxxxx.
nice post…
ayo promosikan Indonesia…
…have fun
pasti pada belom melukat disitu ya… saya dah pernah… ada 18 pacoran klo ga salah…
#1 def
Ayo visit to Indonesia….. biar tambah rame dan tambah devisa…
#2 ode
disarankan deh melukat disana, sepertinya ada lebih dari 18 pancoran ???
ntar pas pulang mau ta hitung ah…..
hai, bisa ngak aku dapt arti dari pancoran tersebut, dan setiaap pancoran siapa yang beristana disana, yang lengkap ya, suksema
Haiiii!!!!
Nie Ka’ Benny yang Alumni FK Unud yach???
nie Rini adenya Gosen…
Makacie dah bwt web ini,,,
jadi kebantu bwt tugas aku….
he…he…
Wah…sama-sama nih….

kapan-kapan berkunjung kemari lagi ya…